Fitrah berasal dari akar kata fathara dalam bahasa Arab ia mengandung makna: al-khilqah yang berarti naluri pembawaan, ath-Thabi’ah yang berarti tabiat atau karakter yang diciptakan Allah swt pada manusia, dan membuka.
Dalam al-Qur’an dan sunnah kata fathara ini setidaknya memiliki dua arti, pertama pecah dan kedua menciptakan atau mulai menjadikan.
Fathara dalam arti pecah ini kemudian digunakan pada arti memecahkan puasa, atau bahasa kita dengan ungkapan buka. Kata tersebut bisa kita temui di dalam sebuah do’a,
اللَّهُمِّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman dan dengan-Mu aku berbuka.
Sedangkan pada arti kedua Allah swt menyebut diri-Nya Fathir (Maha Pencipta) seperti pada firman Allah swt,
الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ
“Segala puji bagi Allah Fathir (yang menciptakan) langit dan bumi” (QS. Fathir[35]:1)
Menurut Ibn Mandzur, salah satu makna fitrah adalah al-ibtida’ (mengawali) wal-ikhtira’ (dan menciptakan). Dengan demikian perkataan fitrah bisa bermakna asal kejadian, atau penciptaan sejak lahir.
Dengan adanya hadis dan ayat-ayat sebagai penjelas ini maka semakin jelas dan tegas, bahwa yang diperbolehkan membayar fidyah adalah orang yang sudah tidak mampu mel...
Hilal dalam bahasa Arab adalah sepatah kata isim yang terbentuk dari 3 huruf asal yaitu ha-lam-lam (ل - ل- ﻫ), sama dengan terbentuknya kata fi’il هَلَّ da...
Dengan demikian muhrim adalah orang yang memakai pakaian ihram dan yang melakukan ihram dalam ibadah haji dan umroh, sedangkan mahram adalah orang yang haram ata...
Multazam adalah tempat di antara Pintu Ka'bah dan Rukun Hajar Aswad. Secara harfiah Multazam bermakna tempat yang amat diperlukan, Tempat inilah yang dinyatakan oleh ...