“The Food of God”

the food of godDemikianlah banyak yang menamani makanan atau minuman anugerah pemberian dari Allah karena khasiatnya yang luar biasa.  Dapat dinikmati manusia melalui sekelompok makhluk-Nya yang bernama lebah.  Madu yang berasal dari nectar (cairan dalam bunga yang pada umumnya rasanya manis) yang dihimpun oleh lebah pekerja, lebah menyimpannya dalam sarang sebagai makanan. Sebagai pemanis pertama yang dikenal manusia, madu sudah sejak lama dimanfaatkan oleh manusia dalam banyak hal. Pada masa Mesir kuno madu sudah dikenal sebagai obat, bahkan menjadi salah satu bahan pengawet mumi. Konon Julius Caesar dan Aristoteles juga sangat menyukai madu sebagai minuman utama penjaga daya tahan tubuh.

Dalam islam madu tidak hanya dikenal sebagai suplemen berkhasiat, namum sebagai obat (syifa’) demikian tercantum dalam Al-qur`an Surah An-Nahl ayat : 69. Rasulullah saw juga memberikan petunjuk kepada umatnya untuk menjadikan madu sebagai obat, sebagaimana diriwayatkan oleh Al-Hakim. Bahkan Istri beliau Aisyah ra. Mengatakan bahwa , minuman yang paling disukai Rasul adalah madu”, sedang imam Ad-Dzahabi menyatakan bahwa Rasulullah saw terbiasa sebelum sarapan minum madu dicampur dengan segelas air.

Sudah sangat banyak penelitian atau pengalam empiris yang ditemukan terkait khasiat madu.” The Australian The rapeutic Goods Administration”(semacam badan pengawas obat dan makanan di Australia telah menetapkan madu sebagai salah satu jenis obat. Bagi seorang mukmin ini akan menambah keimanannya terhadap firman Allah dan sabda Rasul-Nya.

Kandungan yang ada didalam madu baik unsur organik maupun non organik, baik yang telah diketahui atau belum dikaji  dengan izin Allah saw menjadikannya memiliki banyak khasiat :

Sebagai Tonik Terbaik

Hasil riset yang dilakukan di Memphis university, Amerika Serikat menemukan bahwa mengkonsumsi madu setelah olah raga bisa membantu tubuh memuluhkan stamina dan menjaga kkadar gula darah tetap stabil.

Memperbaiki Nafsu Makan

Penelitian di Internasional Holistic Taurist Hospital member kesimpulan bahwa anak-anak yang rentan daya tahan tubuhnya dengan nafsu makan yang kurang baik setelah 1 sampai 2 minggu diberi madu dengan dosis 2 sendok makan di pagi hari dan 2 sendok makan di malam hari terbukti adanya perubahan yang sangat luar biasa, baik terhadap nafsu makan yang meningkat atau daya tahan tubuh mereka.

Madu sebagai Prebiotik

Madu dapat mengendalikan bakteri jahat tanpa mengganggu keberadaaan bakteri baik, makan dalam hal ini madu sedang berfungsi sebagai senyawa prebiotik.

Madu sebagai Anti bakteri

Madu bisa dipakai sebagai obat luka, madu memiliki efek anti peradangan alami yang menyebabkan luka sembuh lebih cepat. Didalamya juga mengandung fitokimia (zat-zat kimia yang terdapat pada berbagai jenis tumbuhan dan bahan makanan) yang dapat membunuh virus, bakteri dan jamur.

Belakangan ini kita sering menjumpai ibu-ibu yang ketika anaknya terjatuh sehingga luka maka reflek mereka mencari madu untuk dioleskan pada bagian yang luka karema mereka mendapati dengan cara itu –bi idznillah- lukanya cepat sembuh. Bahkan ada yang mencoba mengunakan madu untuk meringankan benkak karena benturan dan ternyata pengaruh positifnya sangat cepat. Ternyata memang pada tahun 1998 pernah dilakukan studi di India yang hasilnya menunjukkan bahwa madu punya efek penyembuh yang sangat baik untuk luka bakar.

Madu sebagai Antibiotik

Sebuah penelitian di University of Waikoto, Hamilton, Selandia Baru menunjukkan bahwa madu memang mengandung Zat anti biotic yang sangat mujarab dalam menangkis serangan bakteri. Ada banyak infeksi yang mampu diobati dan dihambat dengan mengkonsumsi madu secara teratur, antara lain saluran pencernakan, penyakit kulit, batuk, pilek, dan infeksi saluran pernafasan, deman dan hati.

Madu Sebagai Obat Mata

Manfaat madu telah teruji untuk mengobati dan memperbaiki kondisi mata. Pada tahun 1981 Dr. Emara M.H, Kepala jurusan Kedokteran Mata di Al-Mansura University, telah berhasil membuktikan keampuhan madu untuk mengobati peradangan pada kornea mata, kebutaan pada kornea mata yang disebabkan oleh virus herpes, serta peradangan dan dehidrasi pada konjungtiva (selaput pada kelopak mata).

Ini karena madu menyimpan beberapa hal positif berikut ;

  1. Baik untuk sel syaraf mata karena kaya vitamin “A” sehingga dapat mencegah dan menyembuhkan katarak, mata minus, mata plus, silinder dan sakit mata (belekan).
  2. Sifat hidroskopis madu menyebabkan mata tidak cepat kering baik untuk mata yang cepat lelah dan berair.
  3. Memiliki sifat antioksidan sehingga mampu membersihkan mata dari partikel2 debu dan hasil oksidasi mata.
  4. Daya antibakterinya dapat membunuh kuman-kuman dalam mata. (sakit mata)

 

Semoga Allah swt senantiasa memberikan kesehatan dan kebugaran pada fisik dan runahi kita, sebagaimana doa yang diajarkan Rasulullah saw :

“Allahumma `Aafiniy fi badaniy, Allahumma `Aafiniy fii sam`iy , Allahumma `Aafiiy fii Bashariy”

Yaa, Allah bugarkanlah fisikku,

Yaa Allah… bugarkanlah pendengaranku,

 Yaa Allah… Bugarkanlah penglihatanku..